Dia datang dengan membawa bingkisan indah yg berisikan rasa sayang . Entah seberapa besar dan seberapa dalam rasa it . Tapi ak yakin . Ia membawanya dengan tuluus . dan smoga saja keyaknanku ini benar . :)
kmudian ia masuk dgn sopan sambil berkata
'' permisii ''
masuk kedalam sbuah ruang yg pintunya terbuka lebar . Sementara ak sipemilik ruang hanya bs tersenyum sambil sesekali mengisyaratkan dgn beberapa bahasa tubuh . ak bingung harus mempersilahkanya duduk atau malah mengusirnya keluar .
Sehingga ak mengambil kputusan agar memperbolehkan tamu it masuk tp tak kupersilahkan untuk duduk .
Tak lama tamu it memulai pembicaraan .
'' permisi nona . Bolehkah saya masuk kehatimu?? . saya membawakan bingkisan cantik ini untuk nona ''
Ak menjawab
'' maaf . Bingkisan apa itu?? . kalau saya lihat dari luar . Bingkisan itu sangat menarik '' .
dengan mata yg sedikit membalak mengintip isi bingkisan .
'' nona benar . Bingkisan ini memang menarik . Karena berisi rasa sayang dari saya khusus untuk anda . Hmmm . Bolehkah saya duduk lalu menghiasi hatimu ini dengan bingkisan yag saya bawa nona?? ''
smbl slalu menebarkan senyuman khasnya .
mungkin karna tegoda oleh tampilan luar bingkisan itu atau entah bagaimana . ak mempersilahkan tamu tsbt untuk duduk dan kemudian mengiyakan permintaanya agar menghiasi ruangan milikku dengan bingkisan yg dibawakanya .
'' tapi saya tidak punya air minum atau makanan kecil untuk dihidangkan . Apakah kau tetap ingin menghias hatiku ini dgn bingkisanmu itu? ''
'' tenang nona . Saya tak mengharapkan seteguk air atau makanan kecil . ketulusan saya murni hanya ingin menghiasi hatimu dgn bingkisan rasa sayang yang saya bawa ini . ''
'' hey tunggu sbntar!! lukisan apa itu?? '' tanyaku ingin tau
'' ini lukisan cinta nonaa '' jawab tamu lagi2 disertai senyuman khasnya .
'' waaah indah sekalii . Siapa pelukisnya?? ''
'' saya yg melukisnya . Nona suka?? . Ini gambaran hati saya untuk nona . Apakah nona ingin mencoba melukiskan perasaan cinta nona untuk saya?? . Saya ingin tau seberapa bernilaikah rasa cinta nona terhadap saya ''
serentak ak berpikir sejenak . Dan bergumam dlm hati .
Heeeyy . Siapa kamu? . Kau baru mengenalku . Tapi kau sudah menyodorkan bgtu bnyk rasa kepadaku . Dan Ak juga belum mengenalmu . Bagaimana bsa rasa it dtg??
Tapi tak ada salahnya bila kumencobanya .
'' tapi nampaknya lukisan itu begitu rumit . Apakah saya sanggup melukisnya?? . Sedangkan saya tidak mahir dlm melukis ''
'' smuanya akan terasa mudah klo dilakukan dgn rasa tulus ikhlas nona''
'' Tapi lihatlaah . Goresan kuas dilukisanmu ini sangatlah sukaar . dan lukisan ini membutuhkan warna yang banyak . Sedangkan saya tidak memiliki beberapa jenis kuas dan cat warna lalu bagaimana saya bs melukis??''
'' smua sdh tersedia dibingkisan saya nona ''
kata tamu itu sambil menyodorkan bingkisan yg ia bawa dengan sopan kearahku .
'' lalu medianya?? Dibingkisanmu ini tdk ada kanvas,buku gambar atau sejenisnya ''
Kemudian sang tamu menjawab dengan mantap .
'' goreskan kuas dan cat air cintamu dihatiku nona cantik !! ''
ak ternganga dan terus memandangi wajah tamuku yg aneh it . Sementara dy hanya teruus tersenyum brusaha meyakinkanku agar ak mlanjutkan niatku untuk melukiskan prasaan cintaku kepadanya .
'' tadinya saya ingin mencobanya . Mencoba membukakan pintu hatiku lebar2 untukmu agar kau bisa mlihat isi sbagian dari hatiku . Tak puas kau melihat kau ingin masuk dan duduk . kmudian saya mencoba untuk mempersilahkan kau masuk dan duduk agar kau merasa teduh . Tak puas kau masuk dan duduk . Kau ingin menghias dgn rasa kasih sayang dan cintamu yang kau miliki kpadaku . Dan lagi lagi saya Mencoba untuk menimbulkan prasaan itu . Tak puas kau memintaku untuk mencoba kmudian kau berharap agar jemariku melukiskan prasaanku itu dengan keterbatasan yg saya miliki . Baiklah akan terus kucoba . Tapi maaf . Kalau kau meyuruhku untuk melukiskanya dihatimu saya belum bisa ''
kmudian ia masuk dgn sopan sambil berkata
'' permisii ''
masuk kedalam sbuah ruang yg pintunya terbuka lebar . Sementara ak sipemilik ruang hanya bs tersenyum sambil sesekali mengisyaratkan dgn beberapa bahasa tubuh . ak bingung harus mempersilahkanya duduk atau malah mengusirnya keluar .
Sehingga ak mengambil kputusan agar memperbolehkan tamu it masuk tp tak kupersilahkan untuk duduk .
Tak lama tamu it memulai pembicaraan .
'' permisi nona . Bolehkah saya masuk kehatimu?? . saya membawakan bingkisan cantik ini untuk nona ''
Ak menjawab
'' maaf . Bingkisan apa itu?? . kalau saya lihat dari luar . Bingkisan itu sangat menarik '' .
dengan mata yg sedikit membalak mengintip isi bingkisan .
'' nona benar . Bingkisan ini memang menarik . Karena berisi rasa sayang dari saya khusus untuk anda . Hmmm . Bolehkah saya duduk lalu menghiasi hatimu ini dengan bingkisan yag saya bawa nona?? ''
smbl slalu menebarkan senyuman khasnya .
mungkin karna tegoda oleh tampilan luar bingkisan itu atau entah bagaimana . ak mempersilahkan tamu tsbt untuk duduk dan kemudian mengiyakan permintaanya agar menghiasi ruangan milikku dengan bingkisan yg dibawakanya .
'' tapi saya tidak punya air minum atau makanan kecil untuk dihidangkan . Apakah kau tetap ingin menghias hatiku ini dgn bingkisanmu itu? ''
'' tenang nona . Saya tak mengharapkan seteguk air atau makanan kecil . ketulusan saya murni hanya ingin menghiasi hatimu dgn bingkisan rasa sayang yang saya bawa ini . ''
'' hey tunggu sbntar!! lukisan apa itu?? '' tanyaku ingin tau
'' ini lukisan cinta nonaa '' jawab tamu lagi2 disertai senyuman khasnya .
'' waaah indah sekalii . Siapa pelukisnya?? ''
'' saya yg melukisnya . Nona suka?? . Ini gambaran hati saya untuk nona . Apakah nona ingin mencoba melukiskan perasaan cinta nona untuk saya?? . Saya ingin tau seberapa bernilaikah rasa cinta nona terhadap saya ''
serentak ak berpikir sejenak . Dan bergumam dlm hati .
Heeeyy . Siapa kamu? . Kau baru mengenalku . Tapi kau sudah menyodorkan bgtu bnyk rasa kepadaku . Dan Ak juga belum mengenalmu . Bagaimana bsa rasa it dtg??
Tapi tak ada salahnya bila kumencobanya .
'' tapi nampaknya lukisan itu begitu rumit . Apakah saya sanggup melukisnya?? . Sedangkan saya tidak mahir dlm melukis ''
'' smuanya akan terasa mudah klo dilakukan dgn rasa tulus ikhlas nona''
'' Tapi lihatlaah . Goresan kuas dilukisanmu ini sangatlah sukaar . dan lukisan ini membutuhkan warna yang banyak . Sedangkan saya tidak memiliki beberapa jenis kuas dan cat warna lalu bagaimana saya bs melukis??''
'' smua sdh tersedia dibingkisan saya nona ''
kata tamu itu sambil menyodorkan bingkisan yg ia bawa dengan sopan kearahku .
'' lalu medianya?? Dibingkisanmu ini tdk ada kanvas,buku gambar atau sejenisnya ''
Kemudian sang tamu menjawab dengan mantap .
'' goreskan kuas dan cat air cintamu dihatiku nona cantik !! ''
ak ternganga dan terus memandangi wajah tamuku yg aneh it . Sementara dy hanya teruus tersenyum brusaha meyakinkanku agar ak mlanjutkan niatku untuk melukiskan prasaan cintaku kepadanya .
'' tadinya saya ingin mencobanya . Mencoba membukakan pintu hatiku lebar2 untukmu agar kau bisa mlihat isi sbagian dari hatiku . Tak puas kau melihat kau ingin masuk dan duduk . kmudian saya mencoba untuk mempersilahkan kau masuk dan duduk agar kau merasa teduh . Tak puas kau masuk dan duduk . Kau ingin menghias dgn rasa kasih sayang dan cintamu yang kau miliki kpadaku . Dan lagi lagi saya Mencoba untuk menimbulkan prasaan itu . Tak puas kau memintaku untuk mencoba kmudian kau berharap agar jemariku melukiskan prasaanku itu dengan keterbatasan yg saya miliki . Baiklah akan terus kucoba . Tapi maaf . Kalau kau meyuruhku untuk melukiskanya dihatimu saya belum bisa ''

Tidak ada komentar:
Posting Komentar