Dia Benar benar setia,
Mempelajari sebuah realita proses kehidupan.
Berhasil melumpuhkan kuatnya jiwa sesorang lelaki yang tahan banting sekalipun.
Berhasil mematikan nilai norma yang ada untuk keperluan egois diri.
Berhasil mematahkan rasa empati Simpati yang seharusnya dimiliki oleh sesama wanita.
Dan
Berhasil menonaktifkan sebuah jalinan silaturahmi yang semula baik-baik saja.
Smuanya berhasil ia lakukan dan tergolong sukses meniadakan perasaan.
Silahkan berimajinasi, silahkan menari.
Di atas panggung sandiwara yang pondasinya telah kau buat atas dasar dikhianati dan saling mengkhianati.
Tapi bolehkah aku bicara??
Kalau ya, biarkan aku berkata
Jangan sekali kali kau gunakan topengmu di panggung ini, karena sekali lagi ini masalah hati.
Hati yang sudah banyak tersakiti.
Biarkan penonton melihat elok paras cantikmu tanpa dibalut rasa kemunafikan,
Kuberi ruang bebas agar kau bisa Perjuangkan cintamu yang tak biasa,
Seperti cinta balita yang tak ingin kehilangan boneka lamanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar