Jumat, 26 November 2010

SELF CONTROL

Menjadikanya yang pertama, mungkin sebuah keputusan yang patut untuk dipertanyakan dan dipertanggungjawabkan.
Tetap menikmati dan menebar senyum walau sebenarnya aku tau dan menyadari lambat laun organ penting dalam tubuh ini satu persatu mulai tersakiti. Kembali mencoba menikmati karena resiko itu sudah tergambar jelas sebelum proses.
Semoga saja perasaan yang diciptakan oleh NYA ini tetap menyelimuti ketulusan tanpa mengusik kebohongan yang sudah lama tertidur.
Hanya bisa bergumam dan merenggangkan otot wajah melalui senyuman.

CLING!!

:)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar