Aku merasakanya...
Sangat merasakanya...
"I can't erase you"
Tiba tiba hati kita terikat,
oleh sebuah rasa yang tak biasa.
Seseorang diseberang sana berani menyimpan rindu,
menutupnya dan menguncinya rapat-rapat kemudian pergi ke luar jendela untuk menguburnya dalam-dalam.
Tapi sia-sia aroma rindu itu masih bisa ia rasakan lewat panca indra lainya.
Dan aku menciumnya...
Seseorang diseberang sana benar-benar tak punya hati,
untuk menyakiti diriku,
dan benar-benar tak punya hati untuk mencintai diriku yang selalu mencintai dirinya,
walau aku tahu,
kau terlanjur masih bersamanya...
Seseorang diseberang sana berani jujur menyakiti,
sebuah kenyataan yang tak dapat kuterima keberadaanya,
namun perlahan luka itu sembuh,
terjahit oleh benang2 ketulusan yang pernah ia tanamkan dulu,
Dan...
mataku mulai terbuka...
rasanya ingin sekali kembali memejamkan mata,
untuk sekedar sebentar lari dari kenyataan,
karena takut akan kehilangan.
Untuk dirinya yang sudah memberiku pelajaran tentang apa arti sebuah ketulusan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar